Anda hanya akan hidup satu kali, maka kita harus ingat bahwa apapun
yang dilakukan setengah-setengah nantinya akan terasa dua kali lebih
berat; dan karena kita hidup satu kali, tidak ada kesempatan ke-2 untuk
memperbaiki sikap hidup yang setengah-stengah pada kehidupan yang
pertama.
Maka… dalam bahasan ini kita akan membicarakan bagaimana kita akan
hidup secara sepenuhnya, seutuhnya, seberani mungkin; sehingga fatwa
mengatakan
YOLO bukan berarti sebagai penyesalan tapi sebagai tanda kesyukuran karena kita hidup dengan berani..
Apakah ada orang yang dalam kehidupannya lurus ?, sekali langsung berhasil tanpa
mengalami kegagalan, tanpa melakukan kesalahan?. Pasti-nya tidak…
Jadi harus disadari bahwa itu tidak ada, harus diterima bahwa kemungkinan salah
itu ada, supaya kita tidak sombong, orang yang tidak pernah gagal pasti akan sombong.
Oleh karena itu… kita digagalkan sedikit-sedikit supaya tidak
sombong. Orang yang tidak sombong akan sedikit mengalami kegagalan
karena dia tidak perlu disakiti, ia merasa perlu dibenarkan karena
keberhasilan itu sebab kemewahan Tuhan bukan karena kita pandai.
Untuk bisa berani menghadapi apapun ketika masih muda, yang harus
dilakukan supaya selama masih muda tidak banyak melakukan kesalahan.
Karena muda seseorang itu bukan di badan tetapi di hati. Telah
banyak anak muda yang umurnya 20 tahunan tetapi mengeluhnya seperti
orang tua yang umurnya 80-an. Tetapi ada kakek-kakek yang umurnya 80
tahunan menikah lagi misalnya.
Jadi bukan contoh yang wajar tetapi keputusan menjadi muda adalah
dari keputusan kita. Untuk hidup sepenuhnya, berterang mata, tegak
dengan suara yang lantang, dengan pilihan kata-kata yang tepat.
Karena .. orang-orang yang suaranya lembut, dikompensasi oleh Tuhan
dengan pilihan kata-kata yang baik. orang-orang yang kata-katannya
benar telah didengarkan bahkan sebelum dia bicara.
Happiness is a state balance, kerja keras untuk karir, keluarga juga harus
bahagia .
Perhatian untuk karir juga untuk kebahagiaan istri dan untuk membahagiakan keluarga.
Berapa banyak orang yang bekerja untuk membahagiakan keluarga dengan cara menelantarkan keluarga ?.
Berarti keseimbangan orang-orang yang ikhlas dengan mendapatkan
gaji, tetapi memastikan keluarganya bahagia, lebih mudah tumbuh dari
kekayaan yang tidak terlalu mewah, tetapi lebih langgeng daripada orang
yang mengabaikan perasaan orang lain untuk menjadi sekaya-kayanya,
tetapi menderita disaat cinta lebih penting daripada uang.
Ikhlaslah untuk menjadi pribadi yang seimbang, daripada yang terlalu
cepat berusaha untuk menyenangkan orang lain dan pribadinya menjadi
tidak seimbang.
Keberhasilan itu karena kemewahan Tuhan, bukan karena kita pandai.
Anda tidak bisa tampil maksimal tanpa menjadi lebay..berlebihan…lebih
gayanya, lebih kretifitasnya, lebih kata-kata baiknya, lebih ekspresif, lebih seninya,
lebih tidak pemalu..
Perhatikan semua orang-orang yang tampil di tv, apakah orang yang
pas-pasan atau orang dianggap selalu punya penampilan lebih.. ?
Jadi bagi anak muda yang selalu dicemooh lebay .. katakan ini “biar aku lebay karena rencanaku menjadi orang yang lebih berhasil daripada orang yang mencemoohku lebay.”
Apakah degan YOLA orang mementingkan diri sendiri?
orang yang mementingkan diri sendiri tidak pernah dipentingkan orang lain.
kehadirannya disesalkan, karena kita itu penting sebab dipentingkan orang lain.
Jika tidak ada dia bingung, untuk pura-pura menyesal. Kenapa penyesalan
selalu datang terakhir?
Penyesalan pada jam-jam terakhir pada kehidupan kita adalah
1. Kurang dekat dengan Tuhan
2. Cinta yang tidak kita ungkapkan, Jadi ungkapkan rasa cinta anda sebelum kehidupan anda berakhir.
3. Maaf yang tidak kita pintakan. Jadi meminta maaflah segera kepada orang yang kita salahi.
4. Terimakasih yang tidak kita sampaikan kepada orang-orang yang membahagiakan kita.
5. Kurangnya waktu dengan keluarga
6. Resiko yang tidak kita ambil.
Kita pernah salah dan pernah tepat. Yang menjadikan kita hebat itu
adalah kita dibentuk karena kesalahan, ketepatan membentuk diri kita
menjadi sombong,
salah itu menjadikan rendah hati.
Lebih baik mengalami kesalahan yang sama, daripada kesalahan yang
baru karena kita sudah tau caranya, karena yang baru harus belajar lagi.
Kesalahan yang sama itu penting , hanya lakukanlah kesalahan yang
sama lebih awal karena orang yang usianya tua sudah tidak boleh salah
lagi.
Maka…
Untuk orang muda nikmatilah masa muda dimana jika melakukan kesalahan masih dianggap wajar.
Kesalahan yang dilakukan lebih awal supaya ada kesalahan baru…
Lebih baik hidup pendek cemerlang, daripada hidup redup sepanjang hidup yang belum tentu panjang
Bagaimana merubah citra seseorang yang sebelumnya benci dan merubah dirinya menjadi lebih baik?
Tugas kita membantu orang untuk melakukan perubahan. Sering kita menuntut orang berubah padahal diri kita sulit untuk berubah.
Setiap orang bertanggung jawab pada perubahan sendiri.
Tugas kita kepada orang tua adalah membahagiakannya, jangan katakan dia salah.
Sebagian besar diantara kita pendidikannya akan lebih tinggi dari
orangtuanya. Tetapi…..Apakah anda bisa menjamin anak anda akan
sebaik anda?. Jika tidak, maka hormatilah orang tua, karena orang tua
adalah pesaing berat kita.
Kita belum tentu bisa mendidik anak-anak sebaik orang tua mendidik kita.
Mungkin pendapat salah itu karena tidak sesuai dengan kesukaan kita.
Bukankah Tuhan juga mengatakan bahwa belum tentu yang kau sukai baik bagimu, dan belum tentu yang baik bagimu kau sukai.
Jadi patuhi saja aturan orang tua, kalau ada yang tidak sesuai
denga keinginan kita maka dengarkan dengan baik dan lakukan dengan baik.
Mengharapkan masa lalu yang baik itu tidak mungkin akan terjadi, menilai
diri anda karena masa lalu itu tidak adil, karena kita dinilai dari apa
yang kita lakukan masa kini untuk masa yang akan datang.
Bangunlah kehidupan yang besar, supaya Anda menjadi orang yang berwibawa.
Bagaimana cara kita menjalani kehidupan ini dengan tenang tanpa memikirkan
pemikiran buruk orang lain terhadap kita?
Jawabnya jangan dipikirkan….. pikirkan yang baik……pikirkan yang penting bagi anda.
“bangunlah rejeki yang baik, karena hanya orang yang rejekinya buruk yang sempat jadi pembenci.”
Hidup hanya sekali, banyak yang bilang hidup adalah pilihan,
apabila apa yang kita pilih dan kita yakini itu adalah yang terbaik buat
kita, tetapi ternyata kita tidak bisa mendapatkan apa yang menjadi
harapan kita, apakah hidup ini masih sebuah pilihan?
Hidup bukan pilihan. Kita memiliki banyak pilihan untuk menjadi orang baik. Seberapa manfaat kita bagi kebaikan bersama.
Orang yang beriman hanya takut kepada Tuhan, lalu kenapa orang yang mempunyai rencana harus takut….?
Kembalikan rasa takut anda hanya kepada Tuhan dan hiduplah
betul-betul sebagai jiwa yang iklas yang takut hanya kepada Tuhan dan
berani melakukan apapun dan kepada siapapun kecuali hanya kepada Tuhan.
Lebih baik salah dalam keberanian, daripada tidak pernah betul
dalam keraguan, jangan memilih sesuatu karena anda yakin itu benar……
Tetapi… pilihlah sesuatu yang paling bisa segera anda lakukan.
Kalau salah perbaiki, jika salah lagi perbaiki lagi dan
perbaiki lagi….
Tetapi semuanya akan berhasil selalu dengan sabar dalam menghadapi kegagalan.
Keajaiban berpihak pada orang yang berani.
Orang-orang yang takutnya hanya kepada Tuhan, maka logisnya ia berani kepada selain Tuhan.
Berarti orang yang berani itu beriman, karena dia menghadapi
sesuatu dengan berani, dan Tuhan menghadiahi orang yang berani dengan
hal-hal yang tidak mungkin dicapainya dengan apapun yang namanya keajaiban.
Itu sebabnya orang yang berani sering menerima keajaiban.
Orang-orang yang berani hidupnya lebih besar daripada ukuran
kemanusiaannya.
Orang yang berani itu harus anda karena You Only Live Once
Kesimpulan
Kehidupan yang tidak dihidupi dengan berani bukan kehidupan orang yang beriman.
Karena hidup cuma 1x jangan coba-coba menjadi orang yang biasa.
Hidup ini memang sulit tetapi menjadi orang gagal lebih sulit lagi.
Memang lebih mudah mengatakannya daripada melakukannya..
Maka…. segeralah melakukannya sambil berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Besar… Tuhan Yang Maha Kaya…
MINTALAH YANG BESAR, MINTA DIDAMPINGI, MINTA DI BERHASILKAN, MINTA
DIJADIKA SETENANG-TENANGNYA JIWA YANG BERMANFAAT BAGI SEBESAR-BESAR NYA
UMAT